5 Senapan Yang Digunakan Pahlawan Indonesia

Selamat Hari Pahlawan! Di hari pahlawan ini selain harus mengenang jasa para pahlawan, tentunya juga menarik banget buat kita Sobat Bedilers buat belajar sejarah tentang perjuangan mereka termasuk salah satunya senapan yang mereka gunakan.

Sobat Bedilers tahukah nggak sih kalau ternyata, selain senjata tradisional, Pahlawan Indonesia juga memakai senapan api untuk memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia lho. Terus, senapan api aja ya yang pernah dipakai oleh para Pahlawan Indonesia? Dan gimana sih cara mereka mendapatkan senapannya? Yuk cek artikel di bawah!

SENAPAN PARA PAHLAWAN INDONESIA

  • Sten Gun

Yang pertama ada Sten Gun. Sten Gun merupakan senapan jenis submachine gun atau yang familiar disebut dengan SMG. Buat Sobat Bedilers yang suka main game Call of Duty atau Battlefield 5 pasti gak asing lagi dengan senapan jenis ini.

Sten Gun pertama kali dibuat di Inggris dan Kanada pada tahun 1941 yang didesain oleh Reginald V. Shepherd dan Harold J. Turpin. Senapan ini tercipta karena pada saat itu Inggris sedang tertekan oleh tentara Jerman dan kehabisan senjata yang akhirnya Inggris berusaha membuat senapannya sendiri dan terciptalah Sten Gun.

Sten Gun sendiri memiliki banyak tipe dari mulai MK I sampai MK V dan menggunakan peluru kaliber 9mm, dengan panjang 792mm dan bobot sekitar 3,2kg yang didesain untuk pertempuran jarak dekat alias jarak tembaknya yang pendek.

Di Indonesia sendiri, kiprah Sten Gun baru dimulai ketika pahlawan Indonesia berhasil menjarah tentara Inggris dan membawa banyak Sten Gun tipe MK II dan III. Selain itu Sten Gun juga diproduksi oleh Pabrik Watson di Yogyakarta. Watson memanfaatkan barang-barang bekas seperti besi rel kereta, potongan-potongan pipa, besi tiang listrik, kawat, dan ban bekas untuk membuat Sten Gun ala Indonesia.

Senapan Pahlawan Indonesia
Yugoslav partisan with British 
Sten Gun March 1945, by Paolo Marzioli
.
.
.
  • Lee Enfield

Selanjutnya ada senapan Lee Enfield. Senapan ini juga dipakai oleh tentara Inggris selama Perang Dunia I – II dan bertipe Bolt Action Rifle atau senapan api yang bisa nembak dengan sekali kokang.

Lee Enfield merupakan senapan api standar infanteri yang ditetapkan oleh kerajaan Inggris lho, Sobat Bedilers. Senapan yang punya panjang keseluruhan 1.130 mm dan panjang laras 635 ini, bisa diisi satu blok magasin dengan 10 peluru .303 British atau kaliber 7.7 mm yang sanggup menembak dengan akurat di jarak maksimal 503 meter atau 2,7 km.

Senapan mematikan asal Inggris ini juga pernah dibawa ke Indonesia ketika Inggris menjajah republik kita. Sama seperti Sten Gun, para pahlawan Indonesia juga berhasil menjarah Lee Enfield dari tangan tentara Inggris dan memakai senapan ini di beberapa peperangan termasuk salah satunya Pertempuran Surabaya, 10 November 1945.

Senapan Pahlawan Indonesia
British Soldier with Lee Enfield
.
.
.
  • Arisaka

Sama seperti Lee Enfield, Arisaka juga senapan api dengan tipe Bolt Action Rifle dari Jepang. Di produksi pertama kali di tahun 1897, Arisaka banyak berkiprah di Perang Dunia I – II sebagai senapan api standar infanteri Jepang.

Senapan yang didesain oleh Arisaka Nariakira dengan berat 4,19 kg, panjang keseluruhan 1275 mm dan menggunakan kaliber 6,5 mm ini punya kecepatan peluru 762 m/s dengan jarak efektif sebesar 366 – 457 m. Arisaka mempunyai ciri khas tersendiri, yaitu selalu dipasang bayonet atau semacam pisau berukuran sedang di bagian bawah senapan. Arisaka juga punya banyak varian model seperti Type 30, 35, 38, 44, 99 dan TERA sedangkan yang masuk ke Indonesia adalah Arisaka dengan Type 38.

Pada saat Jepang menjajah Indonesia, Jepang banyak membentuk pasukan tentara yang melibatkan banyak pribumi di dalamnya. Pada saat itu, banyak pribumi yang akhirnya di persenjatai dan dilatih oleh Jepang. Salah satu senjata yang diberikan kepada Indonesia, ya Arisaka ini. Selain itu, pahlawan Indonesia juga akhirnya berhasil merebut Arisaka ketika Jepang menyerah pada sekutu. Alih-alih menyerahkan semua senjata ke sekutu yang waktu itu berhasil mengalahkan Jepang, justru pahlawan Indonesia mengambil langkah cerdas untuk merebut semua senjata Jepang termasuk Arisaka dan dipakai untuk melawan sekutu.

Senapan Pahlawan Indonesia
Japanese Army Soldier with Arisaka Rifle - WW2
.
.
.
  • Geweer M1895

Geweer M.95 atau Dutch Mannlicher M1895 merupakan senapan besutan Belanda yang didesain oleh Ferdinand Mannlicher di tahun 1895. Senapan ini digunakan oleh Belanda di tahun 1895 - 1940 dan banyak berkiprah di Perang Dunia I - II. Senapan ini juga jadi senapan resmi KNIL ketika Belanda menjajah bangsa Indonesia.

Senapan yang menggunakan peluru berukuran 6,5 mm ini memiliki berat 4,35 kg dengan panjang 1,290 mm dan termasuk dalam golongan senapan jenis Bolt Rifle Action. Terhitung senapan ini salah satu senapan dengan muzzle velocity paling tinggi dan sanggup nembak akurat hingga 400 m.

Tentunya, Belanda ketika menjajah Indonesia juga membawa senapan Geweer M.95 dan pahlawan Indonesia berhasil merebut senapan ini di beberapa pertempuran dan kesempatan. Bahkan ketika Jepang datang dan berhasil mengusir Belanda, senjata ini pun sempat digunakan Jepang bersamaan dengan Arisaka untuk melatih tentara Heiho, PETA dll.

Senapan Pahlawan IndonesiaSteyr-Mannlicher M1895 World War II

 

  • Pistol Mitraliur Thompson/Tommy Gun

Yang terakhir, ada Pistol Mitraliur Thompson atau Tommy Gun. Tommy Gun pada awalnya dirancang pada saat Perang Dunia I oleh John T. Thompson sebagai senjata pembersih. Namun, karena satu dan lain hal senapan ini baru bisa dibuat pada tahun 1918 dan baru melakukan debut di Perang Dunia II, dan langsung menjelma menjadi primadona. Dengan kekuatan dan kemampuannya yang ganas, membuat senapan ini diperebutkan oleh berbagai negara.

Senapan yang memiliki berat 4,9 kg dan panjang sekitar 81.9 cm ini menggunakan peluru kaliber .45 ACP dan mampu menembak rata rata 830 rpm dengan kecepatan 285 m/s di jarak 150 m dan memiliki dua varian magasin yaitu bentuk stick dan drum.

Di Indonesia sendiri, Tommy Gun tercatat pernah digunakan oleh Pahlawan Indonesia ketika mengusir sekutu di Pertempuran Surabaya, 10 November. Kala itu, para pahlawan Indonesia berhasil merampas Tommy Gun dari tangan sekutu dan berhasil memukul mundur mereka dan memenangkan pertempuran 10 November.

Senapan Pahlawan Indonesia
Thompson dengan senapannya, Tommy Gun
.
.
.

Itulah lima senapan yang pernah dipakai oleh para pahlawan Indonesia ketika masa penjajahan dulu. Pada saat ini, warga sipil masih diperbolehkan memiliki senapan api, walau tentunya perlu didampingi dengan tes dan surat-surat resmi dari kepolisian.

Kalau kalian mau pilihan yang lebih terjangkau dan dengan peraturan kepemilikan yang lebih simple, senapan angin juga gak kalah keren kok. Ada berbagai macam tipe dan model senapan angin yang bisa kalian dapetin di Indonesia. Tapi kalo kalian nyari yang terbaik dan terlengkap, jangan kemana-mana lagi, cek di Megah Sports aja! 

Megah Sports adalah one-stop-shop buat segala keperluan menembak lo! Mulai dari senapan angin, mimis, teleskop, sampai spare parts lainnya semua ada di Megah Sports!

Sekian artikel dari tim Megah. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan Sobat Bedilers tentang senapan. Dan terakhir nih, ada kata-kata mutiara dari tim Megah: Jangan usai semangat, karena kemerdekaan masih jauh kita gapai! Selamat Hari Pahlawan Nasional 10 November.

You have successfully subscribed!
This email has been registered